Tampilkan postingan dengan label Tips Smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Smartphone. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2013

7 Cara Mudah Memperbaiki Handphone Yang Tercerbur Air


Apabila Anda memiliki perangkat elektronik seperti Ponsel atau Handphone, tentu sangat penting sekali kegunaannya, dan seringkali ada beberapa musibah atau kelalaian kita pada saat menggunakannya.


Berbagai macam kejadian kerap terjadi menimpa ponsel atau handphone kita, contohnya tercebur di air, tercebur di bak mandi, tercebur di toilet, atau mungkin terendam di saku baju dan celana saat kita mencuci. Paling sering mungkin terjadi ketika berada di jalan dan terkena hujan, handphone atau ponsel kita bisa jadi terkena air hujan.

Namun tidak usah merasa panik dengan keadaan seperti itu. Yang kita lakukan hanya butuh kecepatan untuk sigap bertindak, serta tentunya pengetahuan.

1. Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah membuka casing ponsel atau handphone Anda, cabut beterainya.

2. Selanjutnya lepas semua bagian yang ada di ponsel atau handphone Anda, seperti casing bagian depan, casing bagian belakang, simcard, memory card atau yang lainnya.

3. Langsung keringkan menggunakan lap bersih yang kering, jika bisa kain lap yang dapat menyerap air, dan selanjutnya berikan cahaya yang sedikit panas, seperti lampu atau cahaya matahari, Anda juga bisa memakai hairdryer, tetapi jangan terlalu dekat panasnya, karena bisa merusak handphone atau ponsel anda.

4. Apabila ponsel atau handphone Anda tercebur air pada larutan cairan seperti detergen, air susu, air kopi. Maka cucilah dulu menggunakan air putih yang bersih. Tidak perlu takut karena sebenarnya air tidak berbahaya pada barang elektronik dalam kondisi dimatikan, hal ini bertujuan untuk mengurangi karat pada bagian dalam ponsel.

5. Anda harus mengeringkan dengan waktu sekitar 1 hingga 2 hari, hal ini memang membutuhkan waktu yang sedikit lama agar benar-benar kering. Dan usahakan diletakkan ditempat yang benar-benar kering, atau apabila mempunyai kotak kedap udara juga bagus untuk tempat pengeringan ponsel Anda.

6. Apabila dirasa proses pengeringan sudah cukup, pasang kembali lalu Anda hidupkan handphone Anda. Apabila handphone Anda masih rusak pada sebagian fungsinya, atau dirasa panas, Anda harus mengulangi proses step-step diatas. Karena dimungkinkan pengeringan belum benar-benar kering.

7. Cara Memperbaiki ponsel atau handphone ini juga dapat dilakukan oleh berbagai macam barang elektronik lainnya.

Semoga Bermanfaat, 


Sabtu, 05 Oktober 2013

3 Cara Mudah Merawat Baterai Smartphone Li-ion






Kapasitas baterai Li-ion sebenarnya memang pasti berkurang dari waktu ke waktu begitu baterai selesai diproduksi. Jadi penurunan kapasitas adalah sebuah keniscayaan. Diperkirakan penurunan baterai ini mencapai 20% setahun sehingga sehingga baterai ini hanya bertahan untuk dua hingga tiga tahun, bahkan tanpa dipakai sekalipun. Jadi jangan terlalu pelit menggunakan baterai ini. Juga pastikan ketika membeli baterai baru, pastikan baterai tersebut diproduksi dalam waktu dekat. Kalau sudah setahun di toko misalnya, tentu performanya sudah tidak optimal. Meski demikian ada hal-hal lain yang membuat kapasitas baterai Li-Ion semakin cepat menurun kapasitasnya.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar baterai Li-Ion yang terdapat di smartphone, laptop, powerbank Anda lebih awet.

  1. Overheat atau Panas yang berlebih ketika melakukan isi ulang atau saat digunakan adalah salah satu sebab kapasitas baterai berkurang lebih cepat. Akibatnya Anda akan lebih sering mengisi ulang gadget Anda dalam sehari. Oleh karena itu perhatikan suhu baterai saat mengisi perangkat. Hal lain yang bisa menyebabkan overheat adalah memainkan perangkat sembari mengisi baterai. Apalagi jika digunakan dengan aplikasi yang membutuhkan koneksi internet.
  2. Jangan membiarkan perangkat berbaterai Li-Ion berada di lingkungan yang panas, sebab itu bisa merusak sirkuit dan meningkatkan resiko hubungan pendek.
  3. Sebaiknya menghindari baterai Li-Ion sampai benar-benar habis. Sebab tak punya memory effect, Anda aman melakukan charging sekaligus baterai belum benar-benar habis. Sebaliknya, jika voltase Li=-Ion cell ada di bawah standar, justru akan merusak baterai.
[kaskus]

Jumat, 06 September 2013

7 Tips Mudah Agar Smartphone Tidak Mudah Meledak




1.Pasang aplikasi penunjuk temperatur di smartphone

Setiap smartphone tentu didesain untuk bekerja di suhu tertentu dan akan mengalami gangguan jika dipaksa untuk bekerja di suhu yang tinggi. Untuk mengetahui suhu pasti smartphone Anda, sebaiknya Anda mengunduh aplikasi penunjuk temperatur smartphone yang sudah banyak beredar di webstore resmi OS terkenal.


2. Hindari smartphone dari sinar matahari langsung

Terkena sinar matahari langsung dapat membuat suhu smartphone Anda akan meningkat secara drastis. Hindari tempat seperti dashboard mobil untuk menaruh smartphone Anda. Jika terpaksa membawa smartphone ke area dengan suhu yang tinggi dan humid seperti pantai, maka sebaiknya matikan smartphone Anda jika tidak digunakan.


3. Jangan menjalankan banyak aplikasi

Menjalankan banyak aplikasi di smartphone tentu saja akan membuat prosesor bekerja keras dan secara otomatis akan menaikkan suhu smartphone Anda. Hal ini juga akan membuat baterai smartphone bekerja keras. Untuk menghindari overheating maka jangan jalankan banyak aplikasi di smartphone Anda secara sekaligus.


4. Matikan koneksi internet jika tidak diperlukan

Mematikan koneksi internet merupakan salah satu cara jitu untuk menghindari smartphone dari overheating atau resiko meledak. Dengan mematikan koneksi ini maka secara otomatis aplikasi yang selalu membutuhkan koneksi internet akan berhenti beroperasi. Selain itu prosesor dan baterai smartphone juga akan terkurangi beban kerjanya.

Aplikasi yang membantu pengguna untuk memutus koneksi internet secara otomatis waktu layar smartphone mati juga telah banyak beredar dan bisa diunduh secara gratis.


5. Jangan gunakan casing tebal dan tertutup

Salah satu penyebab naiknya suhu smartphone adalah digunakannya casing tambahan berbahan tebal dan tertutup di smartphone tersebut. Alih-alih ingin melindungi smartphone dari goresan, casing jenis ini justru membuat smartphone tidak bisa 'bernapas' dan berakibat pada cepat naiknya suhu smartphone saat digunakan.

Untuk menghindari overheating dan resiko meledaknya smartphone Anda, maka sebaiknya gunakanlah smartphone dari bahan tipis dan berlubang di smartphone Anda.


6. Jangan taruh smartphone di saku

Banyak dari pengguna smartphone memiliki kebiasaan menaruh smartphonenya di saku celana atau baju. Padahal tindakan ini bisa memicu perpindahan panas tubuh yang berlebihan dari pengguna ke smartphone. Selain itu, ruangan yang sempit di saku juga membuat smartphone sulit mengeluarkan suhu panasnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka sebaiknya Anda menaruh smartphone tersebut di tas atau tempat dengan space yang cukup luas.


7. Rawat kebersihan smartphone dan baterai Anda

Kebersihan smartphone juga merupakan faktor penting untuk membaut smartphone bisa bekerja secara optimal dan tidak mudah panas.

Jika jarang dibersihkan, kemungkinan besar debu akan menyumbat lubang ventilasi smartphone sehingga suhu panas sulit untuk dikeluarkan. Selain itu, perawatan baterai juga harus sering dilakukan agar tidak terjadi korsleting atau meledaknya baterai saat di isi ulang.

Salah satu cara merawat baterai yang mudah adalah dengan melakukan isi ulang daya dengan baik dan benar.

[merdeka]